Tak Usah Kaget Saat Gusi Berdarah Usai Scaling Gigi, Bukan Tanda Bahaya

1 month ago 23
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Scaling atau pembersihan karang gigi kadang-kadang membuat gusi berdarah. Bukan tanpa alasan, darah keluar dari gusi umumnya dipicu pembersihan plak atau karang gigi secara mendalam dan menyeluruh.

“Karang gigi itu ada yang letaknya di atas tepi gusi dan ada yang di bawah dari tepi gusi. Pada saat dokter gigi harus membersihkan karang yang menempel di akar gigi itu pasti gusinya akan terkoyak. Tapi itu justru akan mengeliminasi faktor-faktor yang menyebabkan peradangan gusi,” kata dokter gigi sekaligus guru besar ilmu periodonsia Universitas Padjadjaran (Unpad) Profesor Amaliya kepada Health Liputan6.com dalam Indonesia Hygiene Forum (IHF) di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Usai plak yang menempel di bawah gusi dibersihkan, maka gigi dapat menempel langsung ke gusi. Sebaliknya, jika plak di lokasi tersebut tak dibersihkan, maka risiko masalah gusi bisa timbul.

“Plak itu isinya bakteri, kalau kita colek dari gigi pasien dan kita lihat di bawah mikroskop, itu isinya beribu-ribu bakteri. Sehari-hari kita hidup dengan plak gigi itu, plak bakteri. Jadi ketika scaling dan gusi terasa luka itu masih bisa diterima,” kata Amaliya.

Jika pasien merasa tidak nyaman, dokter gigi juga akan meresepkan obat kumur untuk mempercepat penyembuhan luka.

“Jadi tidak apa-apa ya, kalau tidak terlalu apa (parah) itu biasanya bisa kembali pulih. Karena tidak mungkin membersihkan karang gigi yang ada di bawah gusi tanpa menyentuh gusinya,” ujarnya.

1 dari 2 Orang Peserta CKG Alami Masalah Gigi

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Elvieda Sariwati menyampaikan bahwa kesehatan gigi dan mulut memang hal yang amat penting.

“Kesehatan gigi dan mulut tentu sangat penting karena itu pintu gerbang dari kualitas hidup kita juga,” ujar Elvieda.

Dia menambahkan, pihaknya telah melakukan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang di dalamnya mencakup pemeriksaan gigi bagi bawah lima tahun (balita) hingga lanjut usia (lansia).

“Udah 63,5 juta yang diperiksa dan dari hasilnya memang ternyata masalah gigi ini termasuk dalam lima besar dari hasil CKG tersebut. Jadi bisa kita katakan 1 dari 2 orang peserta CKG itu mengalami masalah gigi,” jelasnya.

Edukasi Masyarakat Soal Cara Pelihara Gigi

Dari hasil tersebut, sambung Elvieda, masalah giginya pun beragam. Mulai dari berlubang, gigi hilang, gigi goyang, dan gusi melorot.

“Dan proporsinya itu semakin meningkat usianya, semakin tinggi (kasusnya). Mungkin karena udah terlalu lama.”

Maka dari itu, sambungnya, perlu edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran agar mengenal cara memelihara gigi.

1,5 Miliar Orang Diprediksi Alami Periodontitis di 2050

Selain gigi, masalah kesehatan gusi pun perlu mendapat perhatian. Dokter gigi Ratu Mirah Afifah mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang memprediksi angka fantastis soal masalah gusi.

“WHO memperkirakan di tahun 2050 akan ada 1,5 miliar orang di dunia yang mengalami masalah periodontitis, masalah gusi yang lebih lanjut dan itu akan menyebabkan sekitar 660 juta orang kehilangan giginya,” ujar Personal Care Community Lead Unilever Indonesia itu.

Hal ini akan sangat berpengaruh pada produktivitas para pasien. Pasalnya, masalah gigi, gusi, dan mulut dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Read Entire Article