Liputan6.com, Jakarta - Dalam dunia kerja yang serba cepat, menjaga fokus dan produktivitas menjadi tantangan tersendiri. Deadline yang menumpuk, rapat beruntun, hingga tuntutan multitasking membuat otak bekerja ekstra keras. Namun, ada satu faktor penting yang kerap luput dari perhatian, yakni asupan makanan sehari-hari. Padahal, makanan bukan sekadar pengganjal lapar, melainkan sumber utama energi bagi otak agar tetap fokus saat bekerja.
Pola makan yang tepat berperan besar dalam menjaga konsentrasi, suasana hati, dan kualitas hasil kerja. Sayangnya, di tengah kesibukan, banyak pekerja memilih makanan cepat saji atau camilan manis karena dianggap praktis. Konsumsi makanan seperti ini memang memberi rasa kenyang instan, tetapi tidak mendukung fungsi otak secara optimal dalam jangka panjang.
Dilansir dari The Hivespring, setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh berfungsi sebagai bahan bakar bagi pikiran dan fisik. Asupan yang kaya nutrisi dari buah-buahan segar, sayuran, serta protein tanpa lemak terbukti membantu menjaga fokus dan stamina kerja. Sebaliknya, kekurangan nutrisi membuat tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan lebih rentan stres.
Sejumlah penelitian menunjukkan, nutrisi seperti vitamin B, zat besi, dan asam lemak omega-3 berperan penting dalam mendukung fungsi kognitif dan membantu tubuh mengelola tekanan kerja. Nutrisi ini membantu otak memproses informasi dengan lebih baik sekaligus menjaga pola pikir tetap positif.
Hindari Makanan Tinggi Gula
Sementara itu, makanan tinggi gula hanya memberikan lonjakan energi sesaat yang diikuti penurunan drastis, sehingga fokus justru menurun.
Beberapa jenis makanan diketahui sangat bermanfaat untuk kesehatan otak. Ikan berlemak seperti salmon dan sarden mengandung omega-3 yang penting untuk menjaga daya ingat dan konsentrasi.
Alpukat membantu melancarkan aliran darah ke otak, sementara sayuran hijau seperti bayam dan kale kaya akan serat serta zat besi yang mendukung suplai oksigen ke sel otak.
Biji-bijian utuh juga menjadi sumber energi bertahap sehingga membantu menjaga fokus lebih lama tanpa rasa lemas.
Menjaga Kesehatan Otak dengan Makanan Bernutrisi
Menariknya, menjaga kesehatan otak tidak selalu harus mahal. Kuncinya terletak pada konsistensi memilih makanan bernutrisi. Pola makan seimbang yang diterapkan secara rutin tidak hanya meningkatkan fokus kerja, tetapi juga memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang baik, risiko jatuh sakit di tengah padatnya aktivitas kerja pun bisa ditekan.
Menerapkan pola makan sehat memang terasa menantang, terutama bagi pekerja dengan jadwal padat. Namun, langkah sederhana seperti menyusun menu mingguan dapat membantu menghemat waktu sekaligus mengurangi kebiasaan makan sembarangan. Membawa bekal makan siang juga menjadi pilihan bijak karena memungkinkan kontrol bahan dan porsi makanan.
Dampak Pola Makan bagi Kesehatan Jangka Panjang
Selain itu, penting untuk membatasi konsumsi gula dan kafein berlebihan. Terlalu banyak kopi atau minuman manis dapat memicu gelisah dan gangguan fokus, terutama di sore hari. Sebagai alternatif, teh dengan pemanis alami dalam jumlah wajar bisa menjadi pilihan yang lebih ramah bagi tubuh.
Pada akhirnya, produktivitas kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan target, tetapi juga oleh apa yang kita konsumsi setiap hari.
Dengan memilih makanan yang tepat, otak dapat bekerja lebih optimal, fokus terjaga, dan energi tetap stabil hingga akhir jam kerja. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan dan performa kerja jangka panjang.

1 month ago
22
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496399/original/049752800_1770531921-insinerator_yang_sempat_digunakan_dalam_pengelolaan_sampah_di_Kota_Bandung1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496397/original/019461500_1770530505-even_if.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325350/original/019674800_1755962234-f5af22af-c8d1-4ba8-afbf-4808930942be.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311619/original/015964900_1754889199-hand-holding-bowl-boiled-green-peas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4056455/original/073149600_1655476076-stephen-andrews-6NbSIxwZ3_4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5127391/original/030677700_1739170525-mufid-majnun-cM1aU42FnRg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5436484/original/055673400_1765175548-dante_dokter_magang.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3030536/original/025901800_1579772464-048838900_1568532795-Bendera_Bangladesh__Pixabay_.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 5 Hal tentang Kematian Pertama Pasien Virus Nipah di 2026](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/zTrYHXMTp0w-YNC-zSeJAjzmYNk=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355880/original/064059000_1758366884-WhatsApp_Image_2025-09-20_at_10.28.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495863/original/063648000_1770439718-Kegiatan_belajar_mengajar_di_SMP_70_Bandung_sumber_pemkot_bdg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495969/original/051449600_1770450657-Gemini_Generated_Image_jaauspjaauspjaau.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429754/original/033200800_1764643585-Kembang_Kol.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256055/original/037675900_1750224442-medium-shot-sick-woman-home.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165076/original/013556800_1742183618-d896ef0266e86ce860064a124993cc31.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494736/original/072054000_1770331504-limfoma.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3445090/original/053223400_1619852860-berjalan_di_treadmill.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473767/original/057718200_1768456004-susu_formula.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1740001/original/057180700_1508071681-Sederet-Manfaat-Rebung-untuk-Kesehatan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5145121/original/055491600_1740664704-cup-with-natural-healthy-herbal-tea-made-from-turmeric-honey-spices.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447946/original/018405700_1765970229-ok4.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5437749/original/071044500_1765261691-Pakai_Gemini_untuk_Liburan_Akhir_Tahun_00.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426749/original/093696900_1764315934-One_UI_8.5_Galaxy_S25_Ultra.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423471/original/022765100_1764063646-IMG-20251125-WA0106.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5449330/original/082686800_1766054265-sasung_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456048/original/049290300_1766795262-tasya.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5449324/original/066087700_1766054036-Samsung_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5328389/original/035133900_1756214780-IMG-20250826-WA0100.jpg)
