Tak Cuma Rusia, Negara Maju Ini Lobi-Lobi RI untuk Bangun PLTN

1 month ago 8
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa berbagai negara kini tengah melobi Indonesia untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan bahwa selain Rusia, Indonesia juga didekati oleh Korea Selatan dan Kanada. Beberapa negara tersebut mulai membuka komunikasi intensif dengan Pemerintah Indonesia.

"Jadi ini salah satunya, ini kan yang dari kunjungan Presiden kemarin kan salah satunya Rusia yang menawarkan. Ya kemudian ada vendor teknologi, ada Korea juga sudah menghubungi, Kanada juga sudah menghubungi," ungkap Yuliot saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Kendati demikian, pemerintah belum memutuskan siapa yang akan digandeng karena saat ini fokus utamanya adalah merampungkan payung hukum berupa Keputusan Presiden terkait PLTN.

Setelah regulasi tersebut diundangkan dan mendapat persetujuan dari Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA), barulah proses seleksi mitra akan dilakukan dengan sangat ketat.

"Itu nanti kita akan melihat dari sisi pembangunan PLTN-nya, mana yang lebih efisien, kompetitif dan juga ini kita melihat dari sisi output. Jadi nanti kita akan memilih dari sisi besaran investasi, output dan juga ini efisiensi," tambahnya.

Pemerintah sendiri membuka opsi lebar-lebar baik untuk teknologi reaktor skala kecil (Small Modular Reactor/SMR) maupun skala besar (large scale), tergantung mana yang paling menguntungkan negara.

Yuliot menekankan bahwa tujuan akhir dari pemilihan teknologi antarnegara ini adalah untuk mendapatkan harga listrik yang paling murah dan kompetitif bagi PT PLN (Persero).

"Jadi yang kita harapkan dengan adanya PLTN, harga HPP yang dijual ke PLN atau dibeli oleh PLN bisa lebih bersaing," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Rabu (10/12/2025). Dalam pertemuan tersebut Kepala Negara Negeri Beruang Merah menyinggung rencana Indonesia terkait energi nuklir.

Putin menyatakan Rusia memiliki prospek yang sangat baik dalam bidang energi, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Dia pun menawarkan bantuannya kepada Prabowo.

"Saya tahu bahwa negara Anda memiliki rencana seperti itu dan kami selalu siap membantu jika Anda menganggap memungkinkan untuk melibatkan para spesialis kami," kata Putin.

Seperti diketahui, Indonesia juga menargetkan bisa mengoperasikan PLTN paling cepat pada 2032 mendatang. Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, Indonesia menargetkan setidaknya 500 Mega Watt (MW) PLTN sudah beroperasi pada 2034.

(wia)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article