50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Suriname: Prospek Kerja Sama ke Depan

2 hours ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilustrasi bendera Indonesia dan Suriname Foto: Dok. ChatGPT

Tanggal 24 Januari 2026 menandai 50 tahun hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dan Republik Suriname. Momentum ini dipandang sebagai tonggak sejarah yang dirayakan melalui rangkaian kegiatan budaya, ekonomi, dan diplomasi.

Perayaan Golden Jubilee ini menguatkan kembali ikatan bilateral yang unik, berakar dari sejarah panjang diaspora Jawa di Suriname sebagai dampak dari kolonalisme Belanda dan berlanjut setelah kedua negara merdeka serta semakin diperkuat dengan kerja sama yang terus berkembang di berbagai bidang. (Liputan 6)

Sejarah dan Fondasi Hubungan

Hubungan Indonesia–Suriname secara resmi dimulai pada 24 Januari 1976 setelah pembentukan kedutaan dan pengakuan diplomatik kedua negara. Kedua negara sama-sama pernah menjadi bagian dari wilayah jajahan Belanda dan sejarah hubungan ini juga diperkuat dari pertama kali orang Jawa bermigrasi ke Suriname pada tahun 1890 di bawah kolonialisme Belanda.

Hal ini menciptakan diaspora Jawa yang kini menjadi bagian penting dari masyarakat Suriname. Seperti dimuat Jakarta Post, komunitas keturunan orang Jawa di Suriname kini diperkirakan mencapai sekitar 14 persen dari total populasi, dengan banyak yang memegang peran penting di ranah sosial, budaya, dan pemerintahan di Paramaribo dan sekitarnya.

Dirilis oleh Kabarindo, rangkaian kegiatan memperingati 50 tahun hubungan diplomatik digelar mulai akhir 2025 hingga awal 2026, termasuk Indofair 2025 yang diadakan di Paramaribo dan menyedot lebih dari 12.000 pengunjung, baik warga Suriname, diaspora Indonesia, maupun pelaku usaha dari kedua negara.

Ilustrasi kerja sama. Foto: peoplemages/Shutterstock

Acara ini bukan hanya menjadi ajang perdagangan, melainkan juga menunjukkan perpaduan budaya yang kuat, termasuk musik dan tarian tradisional Indonesia yang dinikmati oleh masyarakat lokal.

Pada resepsi diplomatik utama di Hotel Yogh Hospitality tanggal 24 Januari 2026, seperti diberitakan oleh Liputan 6, Duta Besar Indonesia untuk Suriname, Agus Priono, menyampaikan bahwa peringatan Golden Jubilee tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menegaskan komitmen bersama untuk memajukan kemitraan ke depan yang inklusif dan berdampak positif bagi kedua bangsa.

Kerja Sama Nyata dan Prospek Masa Depan

Selama lima dekade hubungan diplomatik, kerja sama Indonesia–Suriname telah meluas dari politik dan budaya ke berbagai sektor strategis.

Pertama, di sektor ekonomi dan perdagangan. Pasar Suriname dilihat Indonesia sebagai pintu masuk strategis ke Amerika Latin, terutama dalam hal ekspor barang, investasi, dan kerja sama infrastruktur.

Indonesia juga menyatakan minatnya untuk berpartisipasi dalam proyek infrastruktur yang didukung oleh lembaga internasional, seperti Islamic Development Bank. (The Jakarta Post)

Ilustrasi Islamic Development Bank. Foto: Shutterstock

Kedua, dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Kerja sama di bidang pendidikan terus diperkuat, termasuk program beasiswa dan kolaborasi akademik antara universitas di kedua negara.

Kegiatan seperti webinar internasional yang diselenggarakan oleh Pusat Unggul Iptek (PUI) Javanologi UNS—tentang sejarah 133 tahun diaspora Jawa di Suriname yang diikuti peserta dari 10 negara—menunjukkan komitmen bersama dalam pelestarian budaya dan pertukaran wawasan akademik.

Kegiatan ini juga menyoroti urgensi bahwa hubungan budaya tetap menjadi tulang punggung kedekatan kedua negara. Kegiatan seni, festival Jawa–Suriname, dan kolaborasi diaspora Jawa di lingkup bilateral dan bahkan internasional dapat memperkuat jaringan sosial lintas negara yang tak hanya bersifat formal, tetapi juga emosional dan historis.

Ketiga, dalam sektor sumber daya manusia dan pembangunan berkelanjutan, salah satu contohnya adalah kegiatan yang dilakukan oleh delegasi dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah melakukan kunjungan resmi untuk membahas beasiswa dan pelatihan sumber daya manusia, termasuk peluang riset dan pengembangan kapasitas di sektor pendidikan dan sains.

Hal ini juga mempertegas kerja sama dua negara yang juga berfokus pada aspek pembangunan berkelanjutan, seperti pendidikan inklusif, kesetaraan, dan aksi iklim membuka ruang baru kerja sama masa depan.

Tantangan dan Peluang Strategis

Menlu Republik Indonesia Retno Marsudi (kanan) dan Menlu Suriname Yldiz Deborah Pollack-Beighle (kiri) dalam p...
Read Entire Article