Perjalanan Prof. Niken Jadi Ahli Telur di IPB Sejak 1981, Bermula dari Skripsi

22 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Prof. Dr. Ir. Niken Ulupi, MS., Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

Bagi sebagian orang, telur mungkin hanya bahan makanan sederhana yang nyaris selalu ada di dapur. Namun bagi Prof. Dr. Ir. Niken Ulupi, MS., Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, telur adalah dunia ilmu pengetahuan yang telah digelutinya selama lebih dari empat dekade.

Ketertarikan Prof. Niken pada telur sejatinya tidak lahir dari hobi atau kegemaran memakan telur sejak awal. Semua bermula pada tahun 1981, ketika ia menyelesaikan studi sarjana dan menulis skripsi tentang telur. Dari titik itulah perjalanannya dimulai.

“Awalnya bukan karena suka, tapi karena skripsi saya memang tentang telur. Setelah lulus, saya ditarik menjadi dosen di Fakultas Peternakan, dan otomatis punya kewajiban menelusuri dunia telur lebih jauh,” ujar Prof. Niken.

Sebagai akademisi di bidang unggas, ia tak hanya mempelajari telur dari satu sisi. Penelitiannya berkembang, mulai dari membedakan telur yang berkualitas dan tidak, memahami reaksi kimia di dalam telur, aspek genetik, hingga isu berbagai jenis telur unggas.

“Telur itu ternyata sangat kompleks. Banyak hal menarik, dan sampai sekarang pun masih banyak yang belum sepenuhnya terungkap,” katanya.

Tak Hanya Ayam, Tapi Semua Unggas

Meski dikenal luas sebagai ahli telur, Prof. Niken menegaskan bahwa fokusnya tidak semata pada telur ayam ras. Sebagai dosen di Fakultas Peternakan IPB University, risetnya juga mencakup manajemen pemeliharaan ternak, serta perbedaan karakter telur dari berbagai jenis unggas.

Ilustrasi makan satu butir telur. Foto: Shutterstock

“Telur puyuh, telur itik, telur ayam kampung, semuanya punya karakter yang berbeda. Walaupun sama-sama unggas, manajemennya juga tidak bisa disamakan,” jelasnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, arah riset Prof. Niken juga semakin berpihak pada peternakan mandiri berskala kecil. Ia dan timnya banyak mengkaji bagaimana peternak dengan modal terbatas tetap bisa bertahan di tengah tantangan cuaca dan kondisi lingkungan yang semakin tidak menentu.

Selama puluhan tahun meneliti telur, Prof. Niken kerap menemukan berbagai kekeliruan di masyarakat terkait konsumsi telur. Padahal, menurutnya, telur unggas terutama telur ayam adalah salah satu sumber protein paling murah dan paling berkualitas.

Dampak positif telur jauh lebih besar dibandingkan risikonya. Telur itu sangat penting untuk pertumbuhan, kecerdasan, dan imunitas.”

- Prof. Dr. Ir. Niken Ulupi, MS., Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University -

Ia menjelaskan, kualitas asam amino dalam telur berada di level tertinggi, sejajar dengan susu murni. Bahkan, hingga kini belum ada bahan pangan lain yang mampu menyaingi kualitas protein dari dua sumber tersebut.

“Kalau bicara kualitas protein, telur dan susu itu yang paling tinggi. Dan telur jauh lebih murah dibanding susu, sehingga bisa diakses semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

Telur juga berperan penting bagi anak-anak, khususnya balita, serta bagi lansia untuk membantu regenerasi sel dan menjaga tubuh tetap stabil. Isu yang paling sering dilekatkan pada telur adalah kandungan kolesterol di kuningnya. Prof. Niken menilai, kekhawatiran itu tidak sepenuhnya keliru, tetapi perlu ditempatkan dalam konteks yang tepat.

“Kalau seseorang tidak punya gangguan metabolisme, makan telur itu aman-aman saja. Yang tidak baik itu kalau berlebihan,” jelasnya.

Ia menyebut, konsumsi satu hingga dua butir telur per hari masih tergolong aman bagi orang dengan kondisi tubuh normal. Bahkan, mengonsumsi dua hingga tiga butir dalam sehari pun tidak masalah, asalkan tidak berulang di waktu yang sama.

Namun bagi mereka yang memiliki gangguan metabolisme atau kolesterol, Prof. Niken menyarankan untuk lebih berhati-hati.

“Kalau ada gangguan, putih telurnya saja yang dikonsumsi. Karena putih telur itu sumber protein murni, sangat baik untuk memperbaiki sel-sel tubuh,” katanya.

Salah satu titik penting yang semakin menguatkan ketertarikan Prof. Niken pada telur muncul ketika ia menempuh studi doktoral yang diakuinya terlambat karena baru diambil setelah memiliki cucu.

Ia tergerak oleh praktik kearifan lokal di masyarakat, khususnya kebiasaan ibu hamil di pedesaan yang mengonsumsi telur ayam kampung mentah sebagai jamu penambah tenaga jelang persalinan.

“Orang mau melahirkan itu kondisi fisik dan mentalnya sedang stres. Tapi kenapa konsumsi telur ayam kampung mentah itu aman-aman saja?” tuturnya.

Dari situlah risetnya berkembang dan menemuka...

Read Entire Article