Mendag-Pengusaha Pede RI Kena Efek Dahsyat FTA dengan Wilayah Ini

1 month ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menyatakan optimisme terhadap Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia-EAEU FTA) yang akan segera ditandatangani. Perjanjian ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat akses pasar sekaligus posisi strategis Indonesia di kawasan Eurasia.

Optimisme tersebut disampaikan Mendag Budi dalam Strategic Forum Perdagangan Internasional: Indonesia-EAEU FTA yang digelar di Jakarta, Senin (15/12/2025). Turut hadir Wakil Perdana Menteri Belarusia Viktor Karankevich, Duta Besar Belarusia untuk Indonesia Raman Ramanouski, serta Duta Besar Armenia untuk Indonesia Serob Bejanyan. Adapun Mendag Budi didampingi Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri dan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag RI Djatmiko Bris Witjaksono.

"Melalui Indonesia-EAEU FTA, Indonesia akan memperoleh akses peluang pasar yang lebih luas di kawasan Eurasia yang mencakup Armenia, Rusia, Belarusia, Kirgizstan, dan Kazakhstan. Kawasan ini memiliki potensi pasar yang signifikan dengan jumlah penduduk sekitar 179,8 juta jiwa," ujar Budi dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (16/12/2025).

Budi mengungkapkan, kinerja perdagangan Indonesia dengan Uni Ekonomi Eurasia menunjukkan tren positif. Pada 2024, total nilai perdagangan kedua pihak tercatat sebesar US$4,5 miliar. Dalam lima tahun terakhir, yakni periode 2020-2024, rata-rata pertumbuhan perdagangan Indonesia dengan kawasan tersebut mencapai 21,45%.

"Perdagangan Indonesia dengan Eurasia kami harapkan naik hingga dua kali lipat. Selama ini, kinerja ekspor Indonesia di pasar Eurasia juga menunjukkan capaian yang cukup baik. Indonesia juga membutuhkan barang-barang seperti barang modal dari Eurasia," katanya.

Ia menekankan, keberhasilan perjanjian dagang tidak hanya bergantung pada penandatanganan, tetapi juga pada implementasi yang optimal. Pemerintah Indonesia pun mendorong pembentukan forum atau wadah kerja sama bisnis guna mempertemukan pelaku usaha dan memperkuat kemitraan, termasuk melalui forum bisnis Indonesia-Belarusia.

"Semakin terbukanya akses pasar akan menjadi kesempatan untuk memperbesar skala perdagangan dan memperkuat daya saing di pasar Eurasia. Pemerintah Indonesia berkomitmen mendorong perdagangan internasional yang adil, nondiskriminatif, dan saling menguntungkan," ucap Budi.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri (PM) Belarusia Viktor Karankevich menyampaikan, pada 24 November 2025, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko telah menandatangani Keputusan Presiden yang menyetujui rancangan perjanjian Indonesia-EAEU FTA. Hal ini menunjukkan kesiapan negara-negara anggota EAEU untuk segera menandatangani perjanjian tersebut.

"Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kapasitas ekonomi serta taraf hidup masyarakat di Indonesia, Belarusia, dan negara-negara anggota Uni Ekonomi Eurasia lainnya," kata Wakil PM Karankevich.

Lebih jauh, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag RI Djatmiko Bris Witjaksono menjelaskan, Indonesia-EAEU FTA berhasil diselesaikan pada 2025 dengan proses perundingan yang relatif singkat, sekitar dua hingga tiga tahun sejak dimulai pada 2023.

"Besarnya pasar Eurasia dengan hampir 200 juta penduduk menjadi salah satu alasan Pemerintah Indonesia menargetkan Eurasia sebagai mitra dagang strategis. Pemerintah Indonesia menargetkan implementasi perjanjian dapat mulai dirasakan pelaku usaha paling cepat pada akhir 2026, atau selambat-lambatnya pada 2027, seiring dengan upaya Indonesia menyelesaikan berbagai perjanjian dagang lainnya dengan mitra internasional," jelas Djatmiko.

Atase Perdagangan RI Moskow Ardianto Ardi Wibowo memaparkan berbagai produk unggulan Indonesia yang berpeluang besar di pasar Eurasia. Mulai dari komoditas berbasis kelapa, produk pertanian seperti kopi, teh, kakao, dan rempah-rempah, hingga produk pangan olahan. Selain itu, sektor industri, khususnya komponen dan suku cadang otomotif, serta produk perikanan juga dinilai memiliki prospek besar.

"Kerja sama di sektor jasa dan ketenagakerjaan juga kami harap dapat dikembangkan seiring dengan kebutuhan pasar Eurasia dan terbukanya peluang kemitraan baru bagi pelaku usaha Indonesia," tambah Ardianto.

Pengusaha-BRIN Beri Respons Positif

Dari sisi industri farmasi, Direktur Utama PT Bio Farma Shadiq Akasya menyampaikan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah negara anggota EAEU, termasuk Kirgizstan dan Rusia, serta tengah menjajaki kerja sama dengan Belarusia.

"Melalui penguatan kerja sama antar pemerintah (G2G) yang diturunkan menjadi kerja sama bisnis (B2B), Bio Farma berharap kolaborasi farmasi dengan negara-negara EAEU dapat berjalan konkret, berkelanjutan, dan memberikan manfaat optimal bagi kedua belah pihak," jelas Shadiq.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian Makro Ekonomi dan Keuangan BRIN Zamroni Salim menilai Indonesia-EAEU FTA dapat berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional, khususnya dalam mendorong diversifikasi pasar di tengah ketidakpastian global.

"Melalui FTA ini, Indonesia diharapkan tidak bergantung pada pasar utama tertentu, melainkan memiliki alternatif pasar baru yang potensial. Nilai perdagangan Indonesia dengan kawasan EAEU ditargetkan terus meningkat dan diyakini dapat tercapai melalui akselerasi kerja sama perdagangan," imbuhnya.

Ketua Bidang Perikanan dan Peternakan DPN APINDO Hendra Sugandhi menambahkan, sektor perikanan Indonesia memiliki peluang besar di pasar Eurasia, meski masih dihadapkan pada sejumlah tantangan teknis.

"Penyelesaian hambatan teknis ini dinilai menjadi prasyarat penting agar pelaku usaha perikanan nasional dapat memanfaatkan secara maksimal terbukanya akses pasar EAEU pascapenandatanganan perjanjian," kata Hendra.

(dce)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article