Fakta Baru Pelaku Penembakan Pantai Australia, Seret Tetangga Dekat RI

1 month ago 14
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Ayah dan anak yang diduga terlibat dalam salah satu penembakan massal paling mematikan di Australia dilaporkan berada di Filipina hampir sepanjang November 2025. Otoritas imigrasi Filipina mengkonfirmasi sang ayah masuk ke negara tersebut dengan status sebagai warga negara India.

Keduanya adalah Sajid Akram dan putranya, Naveed Akram, yang diduga menewaskan 15 orang dan melukai puluhan lainnya saat perayaan Hanukkah di Pantai Bondi, Sydney. Mereka tercatat tiba di Filipina pada 1 November 2025, dengan Davao di Mindanao selatan sebagai tujuan akhir.

"Sajid Akram, 50 tahun, warga negara India, dan Naveed Akram, 24 tahun, warga negara Australia, tiba di Filipina bersama-sama pada 1 November 2025 dari Sydney, Australia," ujar juru bicara imigrasi Filipina, Dana Sandoval, dikutip AFP, Selasa (16/12/2025).

"Keduanya melaporkan Davao sebagai tujuan akhir mereka. Mereka meninggalkan negara itu pada 28 November 2025 dengan penerbangan lanjutan dari Davao ke Manila, dengan Sydney sebagai tujuan akhir," tambah Sandoval.

Sebelumnya, sumber kepolisian dan militer Filipina menyebut masih melakukan verifikasi terkait keberadaan kedua pria tersebut selama berada di negara itu. Perkembangan ini muncul di tengah penyelidikan internasional atas motif penembakan massal di Australia.

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mengatakan kedua pria tersebut kemungkinan telah terpapar paham ekstrem. "Indikasi awal menunjukkan mereka mungkin telah diradikalisasi oleh ideologi ISIS," kata Albanese.

Provinsi Davao berada di Pulau Mindanao, wilayah yang memiliki sejarah panjang pemberontakan kelompok Islamis terhadap pemerintah pusat Filipina. Pada 2017, kelompok militan pro-ISIS seperti Maute dan Abu Sayyaf mengepung Kota Marawi selama lima bulan, sebelum akhirnya direbut kembali oleh militer Filipina dengan korban lebih dari 1.000 jiwa dan ratusan ribu pengungsi.

Meski aktivitas pemberontakan di Mindanao dilaporkan menurun dalam beberapa tahun terakhir, militer Filipina menyatakan operasi pengejaran terhadap para pemimpin kelompok yang dikategorikan sebagai teroris masih terus dilakukan.

(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article