Dibalik OTT Ketua PN Depok Oleh KPK, Pintu Masuk Bongkar Kasus Korupsi di Depok

9 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Dibalik OTT Ketua PN Depok Oleh KPK, Pintu Masuk Bongkar Kasus Korupsi di Depok PN Kota Depok(Kisar Rajagukguk/MI)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan. Pengamat kebijakan publik  Universitas Pancasila, Murthada Sinuraya mengatakan OTT terhadap I Wayan Eka Mariarta dan Bambang merupakan pintu masuk bagi KPK untuk mengungkap kasus-kasus korupsi yang mengendap di Kota Depok.

Salah satunya kasus yang mengendap dan belum tertangani, ujar dia, yakni kasus pajak bumi dan bangunan ratusan hektare lahan di wilayah Kecamatan Tapos dan Kecamatan Cimanggis.

Dalam catatannya, ada sekitar Rp1,4 triliun pajak tanah dan bangunan yang tidak di setorkan oleh salah satu perusahaan pengembang perumahan itu kepada negara.

Kasus ini, menurut dia sudah pernah di laporkan kepada KPK maupun Kejaksaan Negeri Kota Depok untuk diusut.  

" Sudah dilaporkan lima tahun silam namun outputnya hanya omon-omon, " katanya.

Ia pun meminta KPK membuka kembali bundel kasus korupsi yang dilaporkan. Ia menduga, kasus korupsi ini ada kongkalikong  antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, Badan Keuangan Daerah dan Aset (BKDA) Kota Depok dengan perusahaan pengembang tersebut.
 
"Karena itu, KPK perlu segera memeriksa pejabat daerah, dari mulai lurah, camat, DPMPTSP, BKDA, Sekretaris Daerah hingga Wali Kota. Dikemanakan dan mengalir kemana duit pajak tanah dan bangunan sebesar Rp1,4 triliun itu, " ujarnya.

Hal serupa juga datang dari mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok periode 2019-2024, Nurhasim. Menurut Nurhasim, perusahaan salah satu pengembang di kawasan itu tidak pernah menyerahkan lahan untuk fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) kepada pemerintah daerah. 

"Padahal merupakan kewajiban pengembang untuk menyerahkan 5 persen dari luas lahan yang dibebaskan untuk fasos fasum kepada pemerintah daerah, " kata Nurhasim. 

Ia mengatakan siap memberikan data kasus lahan tersebut ke KPK. (H-4)

Read Entire Article