Amien Sunaryadi: Pemidanaan Korupsi Tanpa Mens Rea Berisiko Timbulkan Ketidakpastian Hukum

1 day ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Pemidanaan Korupsi Tanpa Mens Rea Berisiko Timbulkan Ketidakpastian Hukum ilustrasi(MI)

WAKIL Ketua KPK periode 2003-2007 Amien Sunaryadi mengatakan pengenaan pasal tindak pidana korupsi terhadap pejabat BUMN tidak dapat semata-mata didasarkan pada perhitungan kerugian negara, namun harus membuktikan adanya niat jahat (mens rea). 

Amien megaskan pendekatan tersebut berisiko menimbulkan ketakutan dan kehati-hatian berlebihan di kalangan pengambil keputusan serta menciptakan iklim ketidakpastian hukum.

Hal tersebut disampaikan Amien dalam Sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah kembali bergulir di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (5/2).

Amien menyampaikan kritik terhadap praktik penegakan hukum yang banyak bertumpu pada Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, terutama ketika dakwaan tidak disertai bukti penerimaan uang atau keuntungan pribadi. 

“Penggunaan pasal merugikan keuangan negara, menurut saya, tidak bisa memberantas korupsi di Indonesia. Kebanyakan penerapannya dilakukan tanpa memperhatikan ada atau tidaknya mens rea,” kata Amien yang juga mantan Ketua SKK Migas periode 2014-2018.

Ia menambahkan, jika mens rea tidak terbukti, maka pemidanaan tidak tepat. “Jika tidak terbukti ada mens rea, ya sebaiknya dilepas,” ujarnya.

Lebih jauh, Amien menegaskan bahwa keputusan bisnis, manajerial, atau administratif tidak bisa serta-merta ditarik ke ranah pidana apabila tidak ditemukan kepentingan pribadi, kickback, atau konflik kepentingan. 

“Pemidanaan sangat tergantung pada ada tidaknya mens rea. Suap dan kickback adalah bentuk mens rea. Keputusan bisnis, manajerial, atau administrasi jika tidak ada mens rea tidak bisa dibawa ke pidana,” ujarnya.

Dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah, belum ditemukan bukti kuat ataupun kesaksian adanya aliran uang kepada pribadi para terdakwa yang berasal dari Pertamina. Dalam sidang berkali-kali dibahas mengenai kerugian keuangan negara. 

Amien mengingatkan dampak sistemik dari pemidanaan kebijakan yang hanya bertumpu pada hitungan kerugian. Menurutnya, pendekatan tersebut pada akhirnya menimbulkan ketakutan berlebihan di kalangan pembuat keputusan. 

"Akibatnya, kegiatan eksplorasi migas di Indonesia tidak jalan dengan baik, cadangan minyak menurun, dan kita harus impor dalam jumlah besar. Pemicunya adalah ketakutan dituduh merugikan negara jika pemboran tidak menghasilkan minyak," ujarnya.

Sebagai informasi, sejumlah terdakwa dituduh sengaja melakukan pengkondisian agar produksi kilang minyak Banyu Urip berlebih atau mengalami ekses produksi. Dasar pengkondisian ini kemudian dijadikan alasan untuk melakukan ekspor minyak pada 2020-2021 sehingga merugikan negara.

Namun, penjelasan saksi ahli tersebut sekaligus menyatakan pengkondisian data ekses minyak mentah Banyu Urip adalah tidak benar. Ekspor yang terjadi adalah keputusan bisnis sebagai konsekuensi kondisi Covid yang dihadapi pada tahun 2020-2021

Menanggapi tuduhan pengkondisian dalam pengadaan sewa kapal melalui persyaratan bendera Indonesia, Amien menilai satu komunikasi saja belum cukup untuk menyimpulkan niat jahat. “Jika komunikasinya hanya satu itu, menurut pendapat saya belum bisa dikatakan sebagai mens rea. Investigasi forensik harus dilakukan secara komprehensif,” katanya.

Amien Sunaryadi bersaksi untuk kasus klaster Kilang Pertamina Internasional dan Pertamina Internasional Shipping. Terdakwa dalam klaster ini adalah mantan Direktur Feedstock dan Product Optimization KPI Sani Dinar Saifuddin, mantan Direktur Utama PIS Yoki Firnandi, dan VP Feedstock Management KPI Agus Purwono. (Cah/P-3)

Read Entire Article