Presiden Ini Nekat Cabut Subsidi BBM, Harga Bensin-Solar Naik 163%

1 month ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Bolivia mengambil langkah ekonomi besar hanya sebulan setelah pergantian kepemimpinan, dengan mengumumkan pencabutan subsidi bahan bakar yang telah berlaku hampir dua dekade.

Presiden Rodrigo Paz pada Rabu (17/12/2025) menyatakan kebijakan ini ditempuh untuk memperbaiki kondisi keuangan negara yang kian tertekan. Dalam pidato nasionalnya, Paz menegaskan bahwa penghapusan subsidi tidak berarti negara melepaskan tanggung jawabnya kepada rakyat.

"Ini tidak berarti penelantaran [oleh pemerintah], ini berarti keteraturan, keadilan; redistribusi yang nyata, jelas, dan transparan," ujar Paz, dilansir Reuters.

Meski rincian teknis kebijakan tersebut akan diatur dalam dekret pemerintah yang masih disiapkan, Presiden Paz mengindikasikan bahwa kebijakan itu langsung diberlakukan, khususnya bagi sektor pertanian dan dunia usaha.

Kedua sektor tersebut sebelumnya telah disebut sebagai target awal penyesuaian subsidi oleh Paz.

Selain mencabut subsidi, Paz juga membuka kemungkinan bagi impor solar secara langsung. Langkah ini diambil di tengah kesulitan perusahaan minyak dan gas milik negara, Yacimientos Petrolíferos Fiscales Bolivianos (YPFB), dalam mengamankan pasokan bahan bakar.

Bolivia telah membekukan harga bahan bakar sejak 2006. Selama hampir 19 tahun, harga solar dipatok pada 3,72 boliviano per liter, atau sekitar Rp9.000 per liter, sementara bensin premium dijual seharga 3,74 boliviano per liter atau sekitar Rp9.080 per tlier.

Dengan kebijakan baru ini, harga solar melonjak menjadi 9,80 boliviano per liter atau sekitar Rp24.000, sementara bensin premium naik menjadi 6,96 boliviano per liter atau sekitar Rp16.900 per liter.

Menteri Minyak dan Gas Bolivia, Mauricio Medinaceli, mengatakan harga baru tersebut akan ditetapkan untuk jangka waktu 6 bulan. Namun, ia tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian lanjutan setelah periode tersebut berakhir.

Presiden Paz sendiri mewarisi kondisi ekonomi yang dinilai berada dalam situasi sulit. Pemerintahannya kini menghadapi tantangan besar, termasuk negosiasi yang rumit di parlemen untuk meloloskan paket reformasi ekonomi. Para ekonom menilai reformasi tersebut krusial untuk menstabilkan keuangan negara dan memulihkan kepercayaan terhadap perekonomian Bolivia.

Kebijakan pencabutan subsidi ini menandai salah satu keputusan paling berani di awal masa jabatan Paz, sekaligus menjadi ujian politik dan sosial bagi pemerintahannya di tengah tekanan ekonomi yang terus membayangi Bolivia.

(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article