Kronologi Geger Tentara Bayaran Rusia di Perang Thailand-Kamboja

1 month ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Tentara bayaran dari Rusia dilaporkan muncul di perang dua tetangga RI, Thailand dan Kamboja. Perlu diketahui, kedua kembali dilanda pertempuran dengan melibatkan tembakan, rudal dan jet tempur, sejak awal pekan lalu.

Lalu Bagaimana Kronologinya?

Hal ini bermula dari laporan sejumlah laman lokal, di antaranya Bangkok Post. Dimuat bagaimana kepolisian di sebuah kota di wilayah timur laut Thailand, Nakhon Ratchasima, mengeluarkan pengumuman melalui media sosial Facebook.

Di Thailand, pengguna aplikasi Facebook lebih banyak dibanding media sosial lain. Kepala Polisi di sana memberi instruksi pada Senin, khususnya di distrik Muang.

"Semua kantor polisi di distrik Muang telah diperintahkan untuk memantau secara ketat warga negara Rusia yang berada di daerah tersebut, di tengah kekhawatiran bahwa mereka mungkin adalah tentara bayaran yang disewa untuk menyabotase situs militer dan area ekonomi," tulis laman itu, dikutip Rabu (17/12/2025).

"Polisi telah menerima laporan bahwa seorang warga negara Rusia telah disewa oleh Kamboja untuk menggunakan drone untuk menyerang situs-situs strategis di provinsi tersebut, termasuk Pangkalan Udara Wing 1," tambahnya menyebut markas militer setempat.

Dikatakan pula bahwa pengarahan ke 32 distrik lain sudah diberikan. Belum ditemukan hal yang mencurigakan sejauh ini.

Hal sama juga diberitakan World Thai. Disebut bahwa tentara bayaran menggunakan Thailand sebagai tempat pertemuan sementara yang lain melakukan perjalanan ke Kamboja melalui bandara Thailand.

Ini kemudian dikaitkan dengan meningkatnya aktivitas kehadiran drone canggih yang digunakan oleh militer Kamboja. Pengoperasian drone yang membutuhkan personel profesional dikaitkan dengan tentara bayaran Rusia.

Respons Putin

Sementara itu pemerintah Presiden Vladimir Putin, melalui Kedutaan Besar Rusia di Thailand telah mengeluarkan pernyataan yang menolak laporan bahwa warga negara Rusia telah terlibat dalam konflik perbatasan Thailand-Kamboja sebagai "tentara bayaran". Dikutip The Nation, kedutaan mengatakan bahwa klaim tersebut tidak berdasar.

Kedutaan mengatakan bahwa mereka mengetahui beberapa media Thailand telah melaporkan kemungkinan bahwa warga negara Rusia disewa oleh Kamboja untuk bergabung dalam konflik di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja. Kedutaan menyebut bahwa laporan tersebut tidak memiliki dasar faktual dan tampaknya telah dibuat-buat oleh sumber-sumber di luar wilayah tersebut, dengan tujuan untuk merusak hak-hak warga negara Rusia yang tinggal di Thailand sebagai turis atau pebisnis.

"Klaim tersebut dapat merusak persahabatan yang telah lama terjalin antara Rusia dan Thailand," ujarnya.

"Rusia memiliki hubungan yang ramah dan kooperatif dengan Thailand dan Kamboja. Kami menegaskan kembali bahwa kami mendukung penyelesaian sengketa ini hanya melalui cara damai," ujar juru bicaranya.

Lebih lanjut kedutaan menekankan bahwa Rusia tidak mendukung atau berpartisipasi dalam konflik tersebut dan menyerukan pelaporan yang bertanggung jawab. Ini untuk mencegah informasi yang salah meningkatkan ketegangan atau merusak hubungan bilateral.

Kata Kamboja

Kamboja sendiri juga membantah laporan. Ketua Senat Hun Sen, yang juga mantan Perdana Menteri (PM) Kamboja, memberi klarifikasi.

"Untuk menjaga martabat Kamboja, serta martabat warga Rusia dan warga asing lainnya yang dituduh, saya ingin mengklarifikasi bahwa Kamboja tidak memiliki pasukan Rusia atau asing yang berperang di medan perang atau bertugas sebagai penasihat militer untuk tentara Kamboja," kata Hun Sen dalam unggahan di halaman Facebook.

Hun Sen mengatakan Kamboja tidak memiliki pasukan asing di wilayahnya sejak UNTAC mengacu pada United Nations Transitional Authority in Cambodia, yang merupakan pasukan penjaga perdamaian PBB Kamboja, kala itu.

(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article