Komisi IV DPR Bakal Bentuk Panja Alih Fungsi Lahan Buntut Bencana Sumatera

1 month ago 13
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

KETUA Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto mengungkap bakal membentuk panitia kerja atau panja alih fungsi lahan. Panja itu bakal membahas persoalan pembukaan lahan yang ditengarai menjadi salah satu penyebab bencana ekologis di Sumatera.

DPR mengambil langkah itu menyusul bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Bencana Sumatera ini disebut diperparah oleh kerusakan lingkungan yang disebabkan alih fungsi lahan. “Kami juga dari Komisi IV akan membentuk panja alih fungsi lahan. Jadi supaya bisa membahas lebih lanjut lagi apa-apa ke depannya yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” kata Titiek di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 4 Desember 2025. 

Adapun panja akan mulai melakukan pembahasan alih fungsi lahan itu pada masa sidang berikutnya. Musababnya, DPR akan memasuki masa reses pekan depan. 

“Kami mendukung Kementerian supaya ditindak dan tidak terjadi lagi (alih fungsi lahan). Tidak hanya di tiga daerah yang dilanda bencana ini, tapi juga di seluruh Indonesia,” ujar Titiek. 

Politikus Partai Gerindra ini pun juga mendesak agar seluruh kegiatan penebangan hutan yang menimbulkan kerugian untuk dihentikan. “Menghentikan segala pemotongan pohon, ilegal logging maupun yang legal, yang nyata-nyata merugikan masyarakat,” katanya.

Titiek juga mendesak pemerintah untuk mengevaluasi izin pembukaan lahan untuk perkebunan maupun pertambangan. Titiek menginginkan pemerintah mengkaji ulang dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau Amdal yang sudah ada. “Jangan main kasih saja,” ujar Titiek.

Lebih lanjut, Titiek pun menyatakan pemerintah harus menindak tegas pelaku-pelaku penebangan hutan secara hukum. “Kami minta supaya Kementerian untuk menghentikan ini kemudian dan mencari tahu, menghukum siapa-siapa saja yang menyebabkan pohon, batang-batang kayu yang sampai segitu banyak memenuhi aliran sungai maupun laut dan pantai,” tutur dia. 

Titiek mendorong Kementerian Kehutanan mengusut dan menindak pelaku kerusakan lingkungan tanpa pandang bulu. “Tidak usah takut apakah di belakangnya ada bintang-bintang, mau bintang dua, tiga, atau berapa Itu,” kata Titiek.

Read Entire Article