Instagram, Facebook, dan WhatsApp Bakal Punya Langganan Premium, Ini Bocoran Fitur Tambahannya

1 week ago 24
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Meta dilaporkan tengah menyiapkan langkah baru yang bisa mengubah cara pengguna memakai Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Rencananya perusahaan akan menguji coba layanan langganan premium tersebut dalam waktu dekat.

Skema berbayar ini menjadi bagian dari eksprimen raksasa media sosial (medsos) tersebut dalam upaya membangun model bisnis baru berbasis layanan premium, dengan menawarkan akses ke fitur kecerdasan lebih luas dan canggih.

Mengutip BBC, Selasa (27/1/2026), paket berlangganan ini akan memberi pengguna sejumlah kemampuan tambahan yang tidak tersedia di versi standar atau gratisan.

Dijelaskan, fitur tersebut akan difokuskan untuk meningkatkan pengalaman berkomunikasi, membuat konten, serta mengelola aktivitas di dalam platform.

Meski menghadirkan layanan berbayar, Meta menegaskan  akses ke fitur inti Instagram, Facebook, dan WhatsApp tetap tersedia secara gratis. Langganan premium bersifat opsional bagi pengguna menginginkan kemampuan tambahan berbasis AI.

Dalam uji coba ini, Meta juga disebut akan memperkenalkan aplikasi pembuatan video baru bernama Vibes. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengguna menghidupkan ide kreatif melalui tool visual berbasis AI.

Vibe pertama kali diumumkan pada September lalu sebagai bagian dari pembaruan aplikasi Meta AI. Menurut laporan TechCrunch, Meta akan mengintegrasikan teknologi dari Manus, perusahaan AI asal China yang diakuisisi pada Desember dengan nilai sekitar USD 2 miliar atau setara Rp 336 triliun.

Teknologi Manus disebut menjadi tulang punggung kemampuan AI di paket langganan permium Meta. Lewat integrasi ini, diharapkan akan memperkuat fitur analisis, pembuatan konten, dan personalisasi pengalaman pengguna di berbagai platform Meta.

Manus Kembangkan Agen AI Otonom, Meta Lanjutkan Eksperimen Fitur Berbayar

Melalui Manus, pengguna disebut akan mendapatkan akses ke agen AI yang mampu menjalankan tugas-tugas kompleks dengan interaksi minimal, mulai dari merencanakan perjalanan hingga menyusun presentasi secara otomatis.

Manus, perusahaan AI yang kini berbasis di Singapura setelah memindahkan operasinya dari China, berupaya membedakan diri dari para pesaing dengan mengembangkan agen AI yang diklaim mampu bekerja secara “benar-benar otonom”.

Berbeda dengan chatbot konvensional yang membutuhkan perintah berulang, teknologi Manus disebut dapat menjalankan, hingga menyelesaikan tugas secara mandiri sesuai instruksi pengguna.

Sementara itu, Meta sebelumnya juga telah bereksperimen dengan sejumlah layanan berbayar di platform media sosialnya. Tahun lalu, Facebook menguji pembatasan jumlah tautan yang dapat dibagikan pengguna dalam satu unggahan.

Sebagian pengguna di Inggris dan Amerika Serikat menerima pemberitahuan bahwa mereka hanya dapat membagikan tautan dalam jumlah terbatas tanpa berlangganan.

Meta menyebut uji coba tersebut sebagai tes terbatas untuk mengetahui apakah peningkatan kapasitas unggahan bertautan dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan berbayar.

Langkah ini melanjutkan strategi monetisasi Meta, setelah pada 2023 perusahaan mulai meluncurkan layanan verifikasi berbayar yang memberikan tanda centang biru bagi pengguna Facebook dan Instagram dengan biaya bulanan.

Mark Zuckerberg Luncurkan Program Meta Compute

Sebelumnya, Meta resmi memperkenalkan Meta Compute, program strategis pembangungan pusat data hingga pengembangan kecerdasan buatan (AI).

CEO Meta Mark Zuckerberg menegaskan, proyek ini menjadi fondasi utama bagi ekspansi teknologi perusahaan dalam jangka panjang.

Dikutip dari Engadget, Minggu (25/1/2026), Zuckerberg menyampaikan bahwa Meta menargetkan pembangunan kapasitas infrastruktur energi mencapai puluhan gigawatt dalam satu dekade mendatang. Dalam jangka panjang, kapasitas tersebut bahkan berpeluang menembus ratusan gigawatt.

“Meta berencana membangun puluhan gigawatt dalam dekade ini, dan ratusan gigawatt atau lebih seiring waktu. Cara kami merekayasa, berinvestasi, dan bermitra untuk membangun infrastruktur ini akan menjadi keunggulan strategis,” ujar Zuckerberg dalam keterangan resminya.

Kepala Teknik Global Meta, Santosh Janardhan, ditunjuk sebagai pemimpin utama tersebut.

Meta Amankan Pasokan Energi Nuklir untuk Operasional Data Center

Di sisi lain, Dina Powell McCormick, mantan angora dewan Meta yang kini resmi menjabat sebagai presiden dan wakil ketua perusahaan, akan berperan memperluas kerja sama dengan pemerintah dan lembaga negara. Tugasnya mencakup pengembangan proyek, investasi, hingga skema pembiayaan infrastruktur digital Meta.

Langkah ini sejalan dengan strategi keseriusan Meta dalam memperkuat fondasi teknologi demi mengejar ambisi pengembangan AI tingkat lanjut yang disebut Zuckerberg sebagai “superintelligence”.

Perusahaan sebelumnya juga mengumumkan kesepakatan pembelian pasokan energi nuklir dalam jumlah besar untuk memastikan ketersediaan listrik bagi operasional pusat data.

Zuckerberg bahkan memperkirakan total belanja Meta untuk infrastruktur AI dan penyerapan tenaga kerja dapat mencapai USD 600 miliar (sekitar Rp 10 kuadriliun) hingga 2028.

Read Entire Article